Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Februari 2010

Ketenangan Hati


“Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang” (Amsal 14:30)

Yang memegang kendali hidup manusia adalah hati; bahagia atau menderita, sehat atau berpenyakit bergantung dari hati. Jika hati tenang, pasti tubuhnya segar, sebab tak ada gangguan untuk menikmati makanan dan menikmati tidur yang nyenyak. Tetapi bila hati penuh dengan dengki, iri, pasti akan membawa bermacam – macam penyakit. Tetapi Allah mengajarkan kepada kita sebuah KASIH; seharusnya hati itu dialiri oleh KASIH KRISTUS. Bila kita diserang badai percobaan, hendaklah hati tetap teguh, karena Tuhan menjadi penolong.


Hati yang gembira adalah obat yang manjur tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang. (Amsal 17:22) “Percayalah kepada Tuhan selama – lamanya, sebab Tuhan Allah adalah gunung batu yang kekal” (Yesaya 26:4) Tuhan sangat berkenan kepada orang yang menaruh percaya kepadaNya. “Yang hatinya teguh Kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepadaMulah ia percaya”. (Yes 26:3)

Hati adalah tempat Roh Kudus bersemayam, oleh karena itu kita harus benar – benar mejaga hati kita. “Orang yang serong hatinya tidak akan mendapatkan bahagia, orang yang memutar – mutar lidahnya akan jatuh ke dalam celaka” (Amsal 17:20). Hati yang curang mendatangkan kesusahan.

Hanya Roh Kudus yang dapat menolong kita untuk menyucikan hati dari segala macam polusi dosa. Kalau kita tak banyak berdoa memohon Roh Kudus dalam mengendalikan hati ini, tentu kita akan gagal untuk dapat menjadi tenang di dalam Kristus. Jadikanlah hatiku tahir, ya… Allah dan perbaharuilah batinku dengan Roh yang teguh! (Mazmur 51:12)


(sumber renungan from surabaya)

Sabtu, 13 Februari 2010

DIA mengetahui yang terbaik untuk kita



Yang terjadi dalam kehidupanmu, Tuhan telah sediakan yang Terbaik untukmu apapun itu bentuknya, jangan pernah meragukan Kasihnya…

Seorang temen share dengan aku, dia mempunyai temen… dahulu kehidupannya hancur, pelan – pelan Tuhan angkat dia dan menerima Yesus sebagai Juru Selamatnya. Segala rintangan setelah menerima Yesus, kehidupan semakin sulit.. tapi dia membuktikan kepada semua dilingkungannya bahwa apapun yang terjadi dalam kehidupan, segala persoalan Tuhan beserta dengan kita, dia tidak pernah mengeluh. Suatu saat dia mengalami kecelakaan, tubuhnya terpotong – potong dengan mesin kayu dikorea, banyak orang terkejut dengan kejadian itu, ada yang bilang kenapa Tuhan tidak menolongnya? Dia kan sudah bertobat, kenapa ??? Sebenarnya… Tuhan bukan tidak menolong, Sebelum kejadian sebenarnya Tuhan mengetahui apa yang akan terjadi, Tuhan tahu yang terbaik untuk kita semuanya… Kalau Tuhan ingin dia tetap hidup maka Tuhan akan menolong dia. Karena segalanya tiada yang mustahil bagi Tuhan.


Ada kesaksian, Seorang Pemuda pergi dinas keluar kota mengunakan mobil untuk perjalanannya.. Lalu dia hubungi temennya untuk meminta doakan dia dalam perjalanannya, bersama – sama dengan tim komsel mereka berdoa bersama mendoakan dia untuk perjalanannya. Sejam kemudian, didaerah tol jalanannya licin walau dengan kecepatan biasa entah kenapa mobilnya bisa terbalik – balik, sungguh ajaib pertolongan tangan Tuhan untuknya. Pemuda itu selamat tanpa terluka apapun, Dengan kejadian itu… kalau kita berpikir dengan secara logika manusia maka pemuda tersebut akan meninggal tetapi Dengan DOA bersama, Tuhan bersertanya dan menolongnya.

Seorang Ibu mengajarkan anak – anaknya bahwa Yesus sanggup menyembuhkan orang bisu, tuli, lumpuh, demam, dll… anak – anaknya sangat percaya dengan Yesus bahwa DIA adalah Juru Selamat Kebangkitan yang Hidup, suatu saat anaknya mengalami sakit sangat parah, hari demi hari semakin memburuk. Si Ibu amat gelisah dan sangat takut kehilangan anaknya… Ibu selalu berdoa, dan berkata dia selalu mengajarkan anaknya bahwa Yesus adalah Penyembuh, Ibu meminta kepada Tuhan untuk membuktikan Kepada anaknya bahwa DIA sanggup menyembuhkan. Ketika Ibu hening dan berdiam diri, Tuhan menjawab doanya lewat suara hati, “Tidak ada yang perlu aku buktikan, sekarang kamulah yang harus membuktikan bahwa kamu sungguh – sungguh percaya kepadaKu. Sang Ibu menangis dan malu, meminta maaf kepada Tuhan, karena anaknya sendiri yakin bahwa dia akan sembuh tetapi Ibu sangat gelisah. Perlahan – lahan anaknya pun sembuh. Lihatlah Tuhan sangat mengetahui kita, kita berkata percaya kepadaNya tetapi kita sangat gelisah dan ketakutan… taruhlah kepercayaan sepenuhnya kepada Tuhan didalam hidup kita karena Dia mengetahui yang terbaik untuk kita.

Berdoalah setiap waktu didalam Roh dan berjaga – jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus – putusnya untuk segala orang kudus. (Efesus 6:18) DOA yang setia, dipimpin Roh dan tekun bagi orang lain ini tidak diragukan lagi adalah ciri kehidupan doa YESUS. Menjadi perantara bagi orang lain adalah corak utama kehidupan doa-Nya.


Ada seorang aktivis gereja, dimasa tuanya ia menuai kepahitan, rasa sakit dan penderitaan. Karena dia mengalami kesepian dalam hidupnya akibat tuainya Dia dan anak - anaknya Hidupnya sangat berantakan, pola pikirnya selalu negative, tanpa di sadari sebenarnya dia meragukan kasih Tuhan.

Terkadang masalah dan penderitaan itu datang karena perbuatan kita sendiri, bahkan kita sendiri yang menciptakan neraka dalam hidup kita dan membiarkan iblis menuntun hidup kita sehingga mata kita tidak melihat kebenaran.

Mulai lah kita sekarang perhatikan cara hidup kita, gaya hidup kita, cara kita berbinis, cara kita berkerja, cara kita menjalankan hidup dalam mengambil kesimpulan dan keputusan, cara kita menghabiskan waktu, cara kita melayani Tuhan, apakah semua sudah sesuai dengan kebenaran Tuhan. Andalkan Tuhan dalam kehidupan kita.

Semangat sahabatku, semuanya itu pasti ada hikmatnya dibalik kejadiaan yang kau alami… jangan menyerah, percayalah semuanya indah pada waktunya… tersenyumlah, walaupun sakit hatimu, karena engkau akan mendapatkan penghiburan yang luar biasa dan tanganNya akan selalu menolongmu.


Teruntuk Dear RB

-Thesa 12022010-

Sahabat Sejati


Sahabat adalah orang terdekat dalam kehidupan kita yang selalu siap menjadi good listener, menghibur, menguatkan, memberikan pertolongan saat dia membutuhkan dalam suka dan duka. Sebagai orang percaya, kita patut bersyukur karena kita beroleh hak istimewa yaitu sebagai sahabat YESUS. YESUS adalah sahabat sejati.

“Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang telah diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah memberitahukan kepada sesuatu yang telah Kudengar dari BapaKu.” (Yohanes 15:15)

Yesus mengajarkan kepada kita semuanya, arti sebuah persahabatan dengan ketulusan hati dan keikhlasan hati seperti seorang saudara … menerima dalam keadaan apapun… semuanya dilakukan dengan kasih dan tanpa pamrih. Ini adalah suatu anugerah yang sangat besar! Seperti kita bersahabat dengan YESUS,


kita semua beroleh kasih SetiaNya. Dimana ada persahatan, disitu pasti ada kasih, karena “Di mana ada persahabatan, di situ pasti ada kasih, karena… “Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran.” (Amsal 17-17) dan kasih setia Yesus tidak pernah berkesudahan disegala situasi dan keadaan. KasihNya yang besar telah DIA buktikan melalui kematianNya diatas kayu salib.

“Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang sahabat yang memberikan nyawanya untuk sahabat – sahabatnya.” (Yohanes 15:13)


Dan bila saat ini kita sedang dalam pergumulan yang berat, jangan patah arang… Datanglah kepada YESUS karena tanganNya selalu terbuka untuk menyambut kita…
YESUS LOVE YOU

kita diberitahu rahasia – rahasiaNya dan beroleh kepercayaan dariNya… Jangan bertanya kenapa… tapi bersyukur selalu… Tidak ada rahasia diantara sahabat, semuanya pasti diungkapkan. Bahkan Tuhan memberinya sebuah kepercayaan dan tanggung jawab yang besar…

Doaku selalu menyertaimu sahabatku….


-Thesa 10022010-




Perjalanan Bersama Yesus



Pada awalnya, aku memandang Tuhan sebagai seorang pengamat; seorang hakim yang mencatat segala kesalahanku. Dia terasa jauh sekali, seperti seorang raja. Aku tahu Dia melalui gambar – gambar-Nya, tetapi aku tidak mengenal-Nya.
Ketika aku bertemu Yesus, pandanganku berubah. Hidupku menjadi bagaikan sebuah arena balap sepeda, tetapi sepedanya adalah sepeda tandem, dan aku tahu bahwa Yesus duduk dibelakang, membantu aku mengayuh pedal sepeda.


Aku tidak tahu kapan Yesus mengajakku bertukar tempat, tetapi sejak itu hidupku jadi berubah. Saat aku pegang kendali, aku tahu jalannya. Terasa membosankan, tetapi lebih dapat diprediksi… biasanya, hal itu tak berlangsung lama. Tetapi, saat Yesus kembali pegang kendali, Ia tahu jalan batu – batu karang yang terjal dengan kecepatan yang menegangkan. Saat – saat seperti itu, akan hanya bisa mengantungkan diriku sepenuhnya yang panjang dan menyenangkan. Ia membawaku mendaki gunung, juga melewati pada-Nya! Terkadang rasanya seperti sesuatu yang gila, tetapi Ia berkata : “Ayo, kayuh terus pedalnya!”

Aku takut, khawatir dan bertanya, “Aku mau dibawa kemana? Yesus tertawa dan tak menjawab, dan aku mulai belajar percaya. Aku melupakan kehidupan yang membosankan dan memasuki suatu petualangan baru yang mencengangkan. Dan ketika aku berkata, “Aku takut!” Yesus menurunkan kecepatan, mengayuh santai sambil menggenggam tanganku.
Ia membawaku kepada orang – orang yang menyediakan hadiah – hadiah yang aku perlukan… orang – orang itu membantu menyembuhkan aku, mereka menerimaku dan memberiku sukacita. Mereka membekaliku dengan hal – hal yang aku perlukan untuk melanjutkan perjalanan… perjalananku bersama Yesus.

Kemudian, Yesus berkata, “Berikan hadiah – hadiah itu kepada orang – orang yang membutuhkannya; Jika tidak, hadiah – hadiah itu akan menjadi beban bagi kita. “Maka, aku pun melakukan-nya, Aku membagi-bagikan hadiah – hadiah itu kepada orang – orang yang kami jumpai, sesuai kebutuhan mereka. Aku belajar bahwa ternyata memberi adalah sesuatu yang membahagiakan.

Pada mulanya, aku tidak ingin mempercayakan hidupku sepenuhnya kepada-Nya. Aku takut Ia menjadikan hidupku berantakan… Tetapi Yesus tahu rahasia mengayuh sepeda. Ia tahu bagaimana menikung di tikungan tajam, Ia tahu bagaimana melompati batu karang yang tinggi, Ia tahu bagaimana terbang untuk mempercepat melewati tempat – tempat yang menakutkan. Aku belajar untuk diam sementara terus mengayuh… menikmati pemandangan dan semilir angin sepoi – sepoi yang menerpa wajahku selama perjalanan bersama Sahabatku yang Setia : YESUS KRISTUS.

Dan ketika aku tidak tahu apa lagi yang harus aku lakukan, Yesus akan tersenyum dan berkata… “Mengayuhlah terus, Aku bersamamu.” Have a nice ride….


(sumber suatu renungan…)

Tuhan sedang menunjukan kasih setia-Nya pada kita. Didalam banyak masalah, kita akan melihat banyak mujizat yang terjadi. Tuhan hendak mendidik kita untuk mengenal hati-Nya lebih dalam lagi.

Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH. Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan,…. Engkau yang selalu kupuji – puji. (Mazmur 71 : 5-6)


-Thesa 07022010-

Senin, 21 September 2009

Kebesaran KasihNya

Sungguh besar karya Tuhan kepada kita… apa yang kita perlukan dan kita mohon kepadaNya terkadang tidak terpenuhi olehnya. Sebenarnya bukan tidak dipenuhi oleh Tuhan tetapi melainkan Dia lebih mengetahui apa yang kita perlukan untuk setiap kebutuhan kita. Tetapi Luar biasa…

Dia selalu membuat kejutan kepada anak – anakNya, sesuatu yang tidak pernah kita pikirkan tetapi Dia berikan kepada kita.

Banyak hal dalam hidup yang harus kita renungkan, Begitu Besar keperdulian Tuhan kepada kita, Dia sangat mengerti setiap titik – titik pergumulan kita, menangis… coba renungkan “Dia menghapus air mata, ketika kita bersimpu di pangkuanNya”

Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seseorang Penolong yang lain, supaya Ia akan menyertai kamu selama – lamaNya, -Yohanes 14 : 16-

Kota Bandung, Diterminal.. aku menemukan seorang Ibu pengemis tua, yang membuat aku heran… jarang sekali aku melihat seorang pengemis menolak aku berikan uang untuk dia makan, sebaliknya sapanya kepadaku “Saya masih bisa berdiri dan berjalan untuk bekerja dengan mengambil gelas, botol aqua bekas untuk dijual serta barang – barang bekas, saya bisa hidup karena Tuhan beserta dengan saya setiap waktu dan saya tidak perlu khawatir buat saya makan untuk hari ini.” dia yang tidak mempunyai anak maupun keluarga, begitu tegar untuk hidup dan tidak mengeluh dengan keadaannya, Senyuman yang tulus kulihat diwajahnya. Setiap aku ke terminal itu, aku mencari Ibu itu tetapi tidak pernah kutemui lagi, apakah dia seorang malaikat?? Suatu pelajaran hidup…

Sekecil dan seberat apapun hidup, jangan pernah khawatir, jalanin dan hadapi dengan senyuman… Bersyukur selalu kepada Tuhan, untuk hari – hari yang kita jalanin, walaupun badai hidup kita berat tetapi percaya dia akan meringankan hidup kita… aku sangat menyukai lagu Allah Mengerti, Allah Perduli, untuk setiap persoalan kehidupan.

Ada bocah kecil yang diagnosa dokter tidak umur panjang, aku pun sangat kagum dengan semangatnya untuk hidup, Dia tak pernah marah dan mengeluh dengan Tuhan… bahwa dia tidak bisa menikmati hari – hari bersama dengan teman – teman dan keluarga dengan jangka waktu lama. Selalu ceria, walaupun sempat aku lihat Dia menahan kesakitannya sewaktu di suntik oleh dokter. Saat aku mengunjunginya untuk kedua kalinya, fisiknya sudah begitu lemah, tetapi Dia selalu tersenyum dengan semuanya… walaupun dia kesakitan. Dia meminta aku hadiah dengan menyanyikan sebuah lagu, Kami Perlu Kau Tuhan… dan akhirnya Dia meninggal dan pergi meninggalkan keluarga dan teman – temannya. Walaupun Dia pergi tetapi Semangat hidupnya terus menyalah di dalam keluarganya. Kita bisa mengambil suatu makna didalam anak kecil ini yaitu Semangat Hidupnya…

Minggu, dimana pada saat aku misa di kapel, tampaklah disana… koor dibawakan oleh mereka tuna netra, suara mereka indah sekali… Tuhan memberikan karunia untuk mereka masing – masing, ada yang memainkan alat musik, beberapa dari mereka membuat suatu band untuk pelayanan – pelayanan di gereja – gereja. Alat – alat musik yang mereka mainkan dipelajari sendiri dan mereka berusaha untuk bisa melayani dan hidup selayaknya orang – orang yang normal.

Melihat mereka aku terharu, memang banyak dari mereka butuh dukungan dari kita yang normal, dukungan, perhatian, moril dan lainnya. Sorang Ibu yang duduk disebelah aku sangat menyukai kata – kata mutiara, bahkan Dia adalah seorang guru disekolah. Mereka walaupun tidak bisa melihat tapi mereka mengunakan mata hatinya dengan kepekaan. Seseorang bercerita dengan aku, saat dia menemeni seorang tuna netra membeli baju, ditengah jalan begitu ramai dan bising karena macet disepanjang perjalanan. Tetapi mereka tahu bahwa disudut paling depan ada sebuah aliran air. Walaupun tidak melihat tetapi mereka mengunakan kepekaan pendengaran dan hati, mereka pun sama dengan kita… bisa berkarya. Tuhan selalu memelihara, dan kita sangat berharga dimataNya.

Aku hendak bersyukur kepada Tuhan karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Maha Tinggi. -Mazmur 7 : 18-


Gelombang badai kehidupan akan selalu menghampiri kita… tetapi percaya bahwa Bapa tidak akan pernah meninggalkan kita dalam keadaan apapun, Apabila ada seseorang yang tidak menyukaimu, kasihilah Dia… memang berat sekali untuk menjalankannya, seseorang yang membuat hidupmu tersiksa sampai menganggu kehidupanmu… Ingatlah!!! Bapa… tidak pernah tertidur… Dia melihat Engkau berjalan menghadapi badai itu, melihat seberapa besar Imanmu… untuk menghadapi persoalan tersebut. Selalu mengucap syukur kepadaNya untuk hari ini, hari esok yang akan kita jalani bersamaNya dan Dia akan memberikan Anugrah dan kekuatan yang baru untuk hari – hari kehidupan kita… Jangan pernah berhenti berbincang – bincang dengan BAPA… Karena DIA adalah kekuatan, sumber segala pertolongan, sumber segala Jawaban adalah didalam NamaNya.


Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu, dan jika mereka mengucilkan kamu, dan mencela kamu serta menolak namamu sebagai suatu yang jahat. Bersukacitalah pada waktu itu dan bergembiralah, sebab sesungguhnya, upahmu besar di sorga. -Lukas 6 : 22-23-

Tetapi kepada kamu, yang mendengarkan aku, aku berkata : Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu, mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. -Lukas 6 : 27-28-


Pernah kurasakan dimana …sewaktu aku benar – benar sudah tak berdaya… tapi Dia membangkitkan aku. Membantu untuk berdiri dengan tegak dan menghampus air mataku…. Dia menyelamatkan aku, disaat kuberseru dan memanggil NamaNya…. semua yang aku perlukan, kudapatkan dari Nya….

Sungguh Bapa tidak pernah tertidur, Dia memberikan tanganNya untuk menopang kita… Karena Hidup kita sangat berharga di MataNya…

Tolonglah aku, ya TUHAN, Allahku, selamatkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu, supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini, bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya. -Mazmur 109 : 26-27-


Seorang Bunda…
Harumnya kasih yang ditebarkan untukku sehari – hari, menemaniku dalam keadaan apapun maupun dalam keadaan tak berdaya. Berdoa bersama – sama denganku…

Bunda Yang Maha Rahim
Pancaran sinar mataMu
Menyejukan diriku
Memberikan kekuatan
Setiap hari…

Kebahagiaan…
Kedamaiaan…
Ketenangan…

Bunda…
Terima kasih untuk semuanya

Ajarlah kami menghitung hari – hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana. -Mazmur 90 : 12-


Bandung… kota yang membuat penuh dengan kenangan – kenangan…. Walaupun keberadaan aku disana begitu singkat… Awal kuberada digereja, disuatu kedai yang dimana aku ingin membeli Rosario untuk sahabatku… disanalah aku kenal dengan teman – teman legio, senang bergabung dengan mereka, semakin mengetahui apa itu legio… dahulu pikirku kalau legio itu hanya serba dengan doa – doa Rosario saja. Tetapi banyak hal – hal lainnya yang dilakukan, salah satunya menyediakan keperluan untuk misa di kapel setiap minggu, dimana kita juga misa bersama dengan tuna netra… kalau mereka (tuna netra) mendapatkan tugas koor.. luar biasa suara mereka sangat merduu… aku kagum dengan mereka…

Merindukan mereka semua… begitu nyata kebesaran Tuhan. Sahabatku yang berlibur di bandung, dimana keponakannya yang sakit tidak ingin di operasi, pada saatku bersama – sama dengannya berdoa di karmel, bunda yang maha rahim menjamahnya dengan penuh kehangatan, Bapa memulihkan dan menyembuhkanNya.

Suatu hal yang aku dapat dari sahabatku… Iparnya dahulu sangat aktif kegiatan digereja, sekarang dia menyesal telah meninggalkan bunda… semua pelayanannya ditinggalkan… dan sekarang bersama dengan keluarganya kembali dihadapan sang bunda, aku mendapatkan suatu hikmat dari kejadian iparnya sahabatku. Dimana dahulu, aku sangat aktif sekali pelayanan digereja, tetapi pada suatu hari, aku mendapatkan seorang kekasih yang dimana wilayah jarak rumah kami berdua sangat jauh. Akhirnya aku memutuskan untuk mengikutinya dan gereja diwilayahnya.

Pelayanan digereja aku tinggalkan… seiring waktu berjalan, bertahun – tahun aku jalanin bersamanya… dan semuanya berakhir, semuanya hancur.. segala impian dan harapan… semuanya musnah.

Bapa selalu menyertaiku…. aku sempat kecewa dan marah dengan Tuhan… WHY??? Kenapa… kenapa… Dia mengambil semua orang yang aku kasihi.. pertama aku kehilangan papa… beliau yang selalu bersama – sama denganku.. 2 tahun kemudian, orang yang aku cintai… semuanya lepas dari tanganku… begitu kecewanya kepada Tuhan… untuk berdoa saja, aku sangat sulit, selalu yang kukatakan, “Engkau… tahu, Bapa… apa yang aku rasakan…”

Setelah hubunganku berakhir… Aku bingung kepada siapa lagi, aku curhat dengan seseorang tentang kehidupanku…. Yang biasanya aku selalu bercerita dan bertukar pikirin dengan kekasihku… Tiba – tiba hatiku ingin telepon supplier atau kontraktor yang biasanya dekat sebatas kerjaan. Aku menelepon kepadanya dan bercerita kejadiaan yang terjadi padaku, bahwa hubunganku yang sekian lama berakhir.

Dialah yang selalu menyediakan waktunya untukku… yang aku tahu Dia sangat sibuk, tetapi aku juga tidak mengerti Dia selalu punya waktu untukku. Singkatnya, Aku pernah mengatakan kepadanya bahwa aku ingin sekali bertemu dengan seorang pendeta, lalu Si Ibu mengatakan “segeralah… aku mencari seorang pendeta untuk meringankan hatiku…” lalu aku mengatakan kepadanya “bagaimana,,,, aku bisa mencari seorang pendeta??? Yang biasanya aku selalu kegereja dengan kekasihku… dan sekarang, aku harus kemana???, yang dahulu aku kemana – mana selalu bersama dengannya… tapi aku percaya nanti pasti aku akan menemukan gereja untuk sharing dengan pendeta…. ”

Setelah aku pulang kantor… aku ingin naik angkot menuju kerumah tetapi aku salah naik jurusan, yang dimana jurusan itu menuju ke tangerang – daan mogot. Lalu aku bertanya kepada supir tersebut deket daerah sana ada gereja tidak?? Lalu dia menujukan dan memberitahu gereja tersebut, dimana aku turun dibelakang gereja. Pada waktu itu sudah malem dan aku tidak bisa melihat tulisan nama gerejanya. Aku bertanya kepada warung didepan, kalau aku ingin bertemu pendeta dimana tempatnya??

Kemudian orang tersebut bingung melihatku, karena gereja tersebut tidak ada seorang pendeta tetapi seorang romo… lalu aku mengatakan tidak masalah, kalau memang adanya seorang romo, lalu dia menujukan kearah sekretariat. Lalu aku menuju ke sekretariat, waktu begitu sulit untuk menemui romo akhirnya aku bisa bertemu dan sharing dengannya. Setelah sharing dengannya dan mendoakan aku, mengatur janji kembali dengan romo setelah habis natal akan bertemu kembali.

Perjalananku untuk sampai bisa bertemu dengan romo begitu luar biasa, aku yang mempunyai perasaan hancur sangat begitu sulit untuk memulihkan, kadang kala aku bisa berjalan dari rumah menuju kekantor maupun ke gereja tersebut berjalan kaki, karena pikiran aku begitu kosong dan hampa.

Singkatnya dibalik semuanya banyak pelajaran yang aku terima, aku hanya bisa berterima kasih buat pekerjaan tangan Tuhan, Romo, bruder juga suster yang aku temui, aku menjadi seorang katolik karena imanku.

Dengan seiring waktu berjalan… Pelan – pelan aku memulihkan luka – luka yang ada dihatiku… Percaya dengan tanganNya… Suatu saat nanti Dia akan memberikan Pasangan Hidup yang terbaik Untukku… Untuk selamanya…

Hidup memang penuh dengan warna – warni kehidupan, semua harus kita hadapi, sebentuk apapun persoalan itu. Kadang kita hanya mengingat Tuhan pada saat kita sedih… pada saat senang jarang sekali mencarinya.

Dia memberikan Kekuatan dan Penghiburan…
Dia selalu memberikan Jalan dan MenuntunNya…
Dia Jaminan Kehidupan kita…
FirmanNya terang kehidupan kita…


Hanya pada Allah saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku


Sabtu ini (september’09), aku misa bersama dengan teman – teman KPM di st. odelia, suatu hikmat yang aku ambil di misa dari firman yang dibawahkan oleh seorang pastur, pastur mengatakan seorang ; ada seorang suster di suatu bandara beliau bertemu dengan seorang yang hamil, dan perempuan itu mengatakan bahwa dia ingin mengugurkan anaknya yang cacat mental, bahkan perempuan itu sudah berkomunikasi dengan teman – teman gerejanya dan lainnya.

Tetapi yang dikatakan suster itu malah sebaliknya, bahwa dia akan sangat berdosa sekali mengugurkan kandungannya, lalu si perempuan itu mengatakan bahwa suster sangat kejam sekali. Singkatnya…. Setelah jadwal perempuan itu untuk mengugurkan kandungannya kemudian perempuan tersebut selalu mengingat kata – kata suster itu, lalu dia mengambil suatu keputusan untuk tidak mengugurkan kandungan.

Setelah waktunya untuk melahirkan, sungguh ajaib pekerjaan Tuhan… anak tersebut tidak cacat mental seperti yang diramalkan dokter tetapi sebaliknya dokter bingung, mengapa bisa begitu, suatu keajaiban.

Setelah beberapa waktu perempuan itu menemui suster, lalu dia mengatakan kepada suster bahwa; perempuan itu setiap minggu pasti ke gereja tetapi dia tidak pernah merasakan berkat dari Tuhan selesai ekaristi.
Dengan mujizat yang terjadi padanya barulah perempuan tersebut merasakan berkat Tuhan melimpah padanya.

Mari kita renungkan…. Apa kita sama seperti perempuan itu??? Setiap Ekaristi atau ke gereja, apa kita yakin kita merasakan kedamaian hati dan berkat Tuhan???

Sebelum kegereja atau misa (ekaristi), kita harus mempersiapkan hati kita… Misalnya kita ingin berjumpa dengan orang – orang penting, pastinya kita mempersiapkan diri untuk bertemu dengannya, pakaian, dll…. Semuanya kita persiapkan dengan betul – betul supaya tidak ada yang salah….

Lalu???

Kenapa kita tidak mempersiapkan diri juga untuk bertemu dengan Tuhan… Bapa… sahabat kita…. Sinar Kehidupan kita semua….


(Seharusnya Kau Datang – By Edward Chen)
Sering Kali… Aku berdoa
Hanya karena… Tak ingin dicela
Namun kini, Kusadar Tuhan
Seharusnya…. Kudatang….

Dengan segenap rindu
Dari lubuk hatiku
Dengan hasrat yang tulus
Karena… Ku Cinta Padamu

Tak hanya memikirkan
Berkat yang kau berikan
Sungguh hanya, Karenaku…
MengasihiMu…. YESUS


(Thesa 200909)

Senin, 18 Mei 2009

Mengampuni…

Dear Sobatku…

Memaafkan… mengucapkan memang sangat mudah tapi kadang kita memang sulit memaafkan dengan TULUS,,,, Memang Berat….

“Yang aku hendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan Karena aku datang bukan untuk orang yang benar melainkan untuk Orang berdosa”

- Matius 9:13 -


Sobat…

Kamu memang tidak mengenal papamu sejak kamu lahir dan dia tiba – tiba hadir dalam hidupmu, aku mengerti kamu sulit memaafkan dia, karena papamu telah meninggalkan mamamu, sejak melahirkanmu mamamu meninggal dunia, Sedangkan kamu dan saudaramu hidup bersama dengan keluarga Tantemu…


Renungkanlah…

Kamu tidak pernah sendiri, saat kau datang kepada Tuhan dan Berdoa, kau mengatakan bahwa Tuhan tidak pernah hadir…, sampai kau mengatakan, “Dimanakah, kau Tuhan??”

Saat kau berseru dan berdoa,, “DIA ADAYesus selalu ada, disampingmu, dan menemaniMu selalu. Dia menberikan tanganNya, pelukanNya, BahuNya pada saat kau menangis, “Dia hanya sejauh doa” Rasakan dengan ImanMu pada saat kau berdoa…


Sabar…

Pada Saat Yesus dihina, dicaci maki, diolok – olok, para serdadu menanggalkan pakaianNya dan mengenakan jubah ungu kepadaNya, bahkan menganyamkan sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepalaNya, bahkan ada yg meludahiNya, apakah Yesus marah dan berbicara? Tidak, Dia hanya diam, tetapi dia sebaliknya berkata kepada Bapa, Untuk mengampuni kita, krn mereka tidak mengetahui apa yang mereka perbuat…


KasihNya dan PergorbananNya Hanya Untuk Kita Semua…

“Sabarlah kamu seseorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuatlah juga demikian”

-Kolose 3:13-


“Tetapi jika kamu tidak mengampuni, maka BapaMu di surga juga tidak akan mengampuni kesalahan – kesalahanmu.”

-Markus 11:26–


Sobat…

Aku tahu ini sulit… kamu sulit untuk memaafkan papamu, belajarlah untuk mensyukuri segala sesuatu, seberat apapun itu… semuanya memang tidak mudah… tetapi kita berdoa dan berusaha…


Coba pandang wajah Kasih Tuhan, bertapa besar KasihNya untuk kita…PengorbananNya untuk menembus dosa – dosa kita… saudara – saudaramu bisa memaafkan papamu, kenapa kamu tidak????

  • Berdoa… Mintalah kepada Allah Bapa untuk memampukan kita mengampuni orang lain (musuh) dan diri sendiri

  • Berdoa… Mintalah kepada Allah Bapa untuk memberkati orang itu (musuh) dan diri sendiri

  • Berdoa… Mintalah kepada Allah Bapa untuk memberikan kesempatan menunjukan kebaikan – kebaikan kita kepada mereka (musuh).


Peluklah papamu dan memaafkan dia…

Kamu akan merasakan cinta kasih papamu…


“Marilah kita mengasihi bukan dengan perkataan atau dengan lidah, tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran”

- 1 Yoh 3:18 -


(Thesa 201208)

Dear adikku tersayang….

Sms yang aku terima darimu semalam… “Ci, aku stress… Mau the end aja…” Sayang… semua belum berakhir… tenangin diri kamu…. Badai pasti akan berlalu.. Ingat lagu yang aku kasih untuk kamu kan? “hadapi badai, lewati gelombang, tak pernah kau tinggalkan diriku…. (walau seribu rebah) Hidupmu sangat berharga ….

“Tuhan itu baik dan benar; sebab itu Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat”

Mazmur 25:8


Sayang…

Jangan pernah menyalahkan dirimu lagi, kenapa dulu… begini, dulu…. begitu…. Lupakan itu semua, tapi lihatlah hari esok, lihat jalanmu kedepan, biarlah yang lalu itu menjadi pelajaran yang sangat berharga untukmu. Cahaya itu ada dan akan selalu terus bersinar.

“Ajarlah kami menghitung hari – hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”

Mazmur 90:12


Adikku….

Bangkit dan semangat yah… aku percaya kamu bisa melewati ini semuanya,,, aku tahu ini sangat sulit kamu jalani semuanya ….tetapi semuanya akan bisa dilewati, jangan dibuat terlalu berat, Banyak yang akan mendukung kamu…, sahabat2mu, saudara2mu, cici mu ini selalu ada untukmu, dan Sahabat sejatimu hadir juga… Dia selalu ada waktu untukmu yaitu Yesus Kristus. Walaupun kamu anak tunggal tapi kamu tidak sendiri sayang…

Hapus yah air matanya…. Jangan menangis lagi, …. ingat kan, bahwa kamu ingin seperti aku, kamu pasti bisa sayang…. Adikku… kamu pasti bisa menjadi wanita yang tegar…


“Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang – ambingkan kian ke mari oleh angin. Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan. Sebab orang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.”

Yakobus 1:6-8


Di saatku sendiri…

Lemah tak berdaya…

Kutemukan Cintamu…


Pada saat…

Aku tak yakin lewati badai itu

Gelombang yang besar


Kuberseru memanggil namamu

Tanganmu…

Menghapus air mataku

Menolongku

Membangkitkan aku dari jatuh

Bapa…

Engkau selamatkan aku…



“Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini; diam didalam rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.”

Mazmur 27:4


“God… Thanks For Your Smile For Me…”


(Thesa 111108)

Senyuman

Sosok elok nan cantik

Selalu menyertai engkau senantiasa

Air mata dibasuhnya dengan senyuman

Belaian tangannya penuh dengan kehangatan kasih


Sekuntum bunga yang indah

Terhiasi dengan menawan

Cahaya lilin…

Membawa harapan yang baru


Sobatku…

Langit kini tersenyum

Membuka jalan yang terbaik

Untukmu…

Penantianmu…


Kesuksesan menghampiri senantiasa

Jalan terbentang seluas samudra


Sobatku…


Tersenyumlah selalu dalam keadaan apapun

Karena Dia selalu menyertai setiap jalanmu

Di sisimu…

Di sampingmu…

Di dekatmu…

Medengarkanmu…

Bunga yang indah akan datang

Menemanimu selalu

(Thesa 260708)

Dia Selalu Ada Untukmu

Dear my lovely Friend,

Hmmm coba deh baca ayat-ayat ini..trus renungkan deh,

Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku"

- Yohanes 14:6 -

Mungkin saat ini kau merasakan Dia sangat jauh, tetapi Dia tidak jauh (Dia hanya sejauh Doa) BapaMu ada disampingMu dan di HatiMu setiap waktu.

"Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga aku telah mengasihi kamu; tinggalah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam Kasih-Nya."

- Yohanes 15:9-10 -

Bayangkan bayi sedang berproses dirahimmu, pada saat proses pertumbuhan matanya, hidungnya, mulutnya, kupingnya, tangannya, kakinya, dll. Mengalami ikatan batin yang kuat dengannya, berkomunikasi dengannya karena dia adalah pelita hatimu.


Coba lihat mungil dan lucunya, apakah kau tega membunuhnya?


Dia adalah Cahayamu…

Kehidupanmu…

Apakah dalam hidup ini kita mensyukuri segala nikmat yg diberikan oleh Tuhan kepada kita???

Disaat kita mengalami dilema hidup, pastinya selalu mengingat akan diriNya, tetapi pernahkan kita mengucapkan syukur bila terjadi dilema dalam hidup???

Mengucap Syukurlah dalam keadaan apapun, karena Dia beserta dengan kita

"Beritahukanlah jalan - jalanMu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkanlah itu kepadaku. Bawalah aku berjalan dalam kebenaranMu dan ajarlah aku, sebab Engkaulah Allah yang menyelamatkan aku, Engkau kunanti - nantikan sepanjang hari."

- Mazmur 25:4-5 -

Sahabatku…

Percayalah untuk segala kebutuhanmu, Dia akan mencukupi segala keperluanmu, Waktu kamu sendiri Dia mencukupi kebutuhanmu sendiri tetapi pada saat kau melahirkan… Dia akan mencukupi kebutuhanmu (berdua dengan anakmu) Amin…

"Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

-Matius 6:34 -

Tersenyumlah sahabatku…

Ada sahabatku VG dan JH, dia mengajariku untuk selalu tersenyum, menghadapi segala masalah dalam bentuk apapun. Kini saatnya kau Bangkit dan Semangat, hadapilah hari esok dengan senyuman.

"God Thanks For Your Smile For Me"

"Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu" (Mazmur 56:4)

Teruntuk YH

GBU

(Thesa 200708)

Cahaya Kehidupan

Sahabatku… kau mencurahkan isi hatimu,,,,, begitu terlukanya hatimu terhadap papamu sehingga kau sangat membencinya… Sahutku “Seburuk2nya papamu,,,, hargailah dia sebagai papamu”.

Hati terluka???? (perih, hancur, sakit, dll…), Konteks ini memang sangat dalam, Penyembuhannya memerlukan waktu yang cukup panjang, asal kita mau berusaha untuk melepaskan semuanya dan menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan.

Sahabatku….

Dia sanggup memulihkan semuanya, Buka hati dan terbukalah kepadanya… Papamu bisa membuatmu hancur dan terluka, tetapi BAPAmu akan selalu menemani, menghibur dan memberikan jalan yang terbaik untukmu….

“Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang mencari, mendapat dan setiap orang yg mengetok, baginya pintu dibukakan. – Jadi jika kamu yang jahat tahu pemberian yang baik kepada anak – anakmu, apalagi Bapamu yang disorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

- Mat 7:8,11 -

Ungkapkan semua perasaan, kemarahan, kesedihan, kepahitan, dan sebagainya,,,,, datanglah kepadanya maka Dia akan menyembuhkan dan memulihkan. Dengan kasihNya.

“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.”

- Yoh 14:1 -

Sahabatku…

Jangan lagi,,,,, kau mengucapkan kata dengan,,,, “rasanya,,, aku ingin bunuh diri dan meninggalkan semuanya,,, untung ada mama yg menemani aku….”

Hargailah hidupmu…

Teringat aku pada saat dimana,,,,,, Aku ingin mengakhiri hidupku,…. Pertama, saat ku melihat motor lewat dan aku menabrakan diri, terpentalah aku,,,,, sungguh ajaib, kaki yg kurasakan seperti tulangnya patah, tetapi hanya luka memar. Kedua, Saatku mandi aku mengambil silet untuk memotong urat nadi, sekali lagi Keajaiban terjadi,,,, dalam seketika silet itu terjatuh…. Barulah aku sadar,,, bahwa Aku sungguh berharga di MataNya.

Dia mengirimkan malaikat untuk menolongku,,,,,

“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama – lamanya, yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam didalam kamu.”

- Yoh 14:16-17 -

Sahabatku,,,

Aku bisa merasakann kesedihannn yang kau alami,,, Apapun yang terjadi,,,, percayalah padaNya…. Kau akan mendapatkann hal yang terbaik dariNya….

Ada seorang suster kepala mengatakan kepadaku…”Di saat,, Tuhan menunjukan jalan kepada kita,,, dan kita tau, arah yg ditujuh, kemana????? Maka ikutilah arah itu…., Disaat, didepanmu ada tembok,,, jangan kau hantam tembok itu!!! Padahal kau tau tembok itu tidak ada jalan, maka beloklah kekanan atau kekiri untuk mencari jalan keluar.” Terima kasih,,,,, Suster !!!! Tuhan memberkati.

Sahabatku…

Pada saat kamu marah, kesel, dll,,,, ataupun kamu tidak bisa tidur……

Ada seorang Romo yang mengajariku,,,,, Kamuu,,, punya rosario kan???? Disetiap butiran Salam Maria,,,,, ucapkanlah Salam Maria,,,, di butiran Doa Bapa Kami,,, kau bisa mengucapkan Hati Kudus Yesus, Kasihanilah Kami…. Lakukanlah sampai emosimu reda,,,,, pada saat kamu tidak bisa tidur, lakukanlah terus menerus sampai akhirnya kau terlelap tidur…

Perkara yang kita terima dari Tuhan yang mendatangkan Kebaikan adalah,,,,,, Sebuah Anugrah, Mujizat, Sukacita, dan Kemenangan ditengah badai. KasihNya Kekal dan Abadi.

“Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu Iman, Pengharapan dan Kasih, dan yang paling besar diantara-Nya ialah Kasih.”

- 1 Kor 13:13 -

Sahabatku…

Kau tidak pernah sendiri,,,, Bangkit dan Bersemangatlah…

“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”

- Amsal 4:23 -

CAIYO

Teruntuk VR

(Thesa 040708)

Hari YaNg InDah…

Pagi2 bener…. aku melangkah menuju ke kantor (yg biasanya dateng kesiangan) ….maksud hati mau membuat kejutan buat Ev,, karena wujud keinginan tidak terlaksana maka kutunggu rencananya sampai pulang kantor.

Seperti biasa setelah duduk dibangku, aku nyalakan computer,,,,, Ehhh, Sosok wajah didepanku tersenyum dan memandangku, dalam hati berkata “Tumbenan si Hd, memandangku seperti itu????” lalu celotehlah aku kpdnya “Knp loe senyum2, tumbenan pagi2,, pasti ada maunya yah” ….. Hd menjawab “Mau senyum aja ama elo,, hehehe”

Lalu… kita semua kembali bekerja, dan menjelang siang….. Tn, IP Messange aku,,, dia bilang… “Her,,, Si Ev ultah loh…” Jawabku kpdnya (hehehehe,,, emang aku sengaja Tn, tunggu nanti sore yah…..)

Heboh memang,,,,,, Busett daHhhh,,,, Yg Ultah hari ini ada 3 Orang,,,,, Mr. Ed, Hd (Pantesannn Loe Yeehhh,, Pagi2 Senyum ama gw,,,, Ternyata Ultah,,, sorry Bung…lupa gw,,, Peace) dan Ev (sasaran utama,, hihihihi)

Serru banggettt…… banyak makanan Booo,,, dikantor (hehehehe), ada kue, Pizza Hut, dll. Perut nie,….kenyang banget, Siang di traktir Minuman Teh dingin, di E-Center Lippo {Walaupun Cuma teh doang,, Huhuhuhu….Pelit amat yah si “E” (*Kidding*)} pikirku (jd inget,,,,, siapa yah!!! yg gw sering ketemu,,, pasti tuh cowok sering beli Teh ini)

Akhirnya yg ditunggu2 datang juga,,, si “E” dikerjainn booooo… (walaupun bingung,,,, tdnya mau kerjainn apaaannn yah?????…..) Tn, bilang ama aku,,,,, “Her, si “U” yg harusnya ucapinn dia ultah,,,,, jawabku “Halllalllll,,, gimana ngomongnya??????? ama “U”, ngobrol aja nga pernah!!!! Gimana yah??? supaya bisa kasih tau sih “U” kalau si Ev, Ultah!!!)

Memang sihhhh,,,,,, dr pagi, aku perhatiiinnnn, wajahnya murunggg (kaya baju belum disetrika),,, hehehehe (belom diucapin yah Ev,,, gw mengerti banget deh perasaaaannn elo).

Kukirimkan puisi untuknya melalui IP Messange,,,, (akhirnnyyaa tersenyum juga dieee) Kupancingggg dia dengan kata2ku,,,, (welehhhhh,,, kena loeeee, Ev….) Katanya “Mbaa,,, aku seneng ama puisinyaaaaaa,,,,,, tapi aku lebih bahagiaa kalau “U” yg buatin dan kasih buat aku” Sahut gw ke dia…. “Ev,, aku mengerti perasaaan mu dan memang bahagia banget yah,,,, kalau dapat puisi dari yg tersayanggg…….” (Mungkin krn kita ber2 sama2 lg jatuh cinta kali yeee,,,, hehehehe *Puitisss amat loee,, Her*)

Singkatnya,,,,,, Si Ev akhirnya dpt telp juga dr si “U” mengucapkan ultah….. (Cihuiiii,, akhirnya…. Jadi ngiri :p ), Kita ber3 kerjasama,,, hehehehe, Aku, Tn, Mr. MP (Iseng juga yah kita,,,,)

Sahabatku,,,.

Senengg deh melihat kamu tertawa dan tersenyum bahagiaaaa……Dihari bahagia ini, semoga tercapai segala sesuatu yang kamu inginkan, cinta yg kau rindukan bisa hadir dalam hidupmu, sukses, panjang umur, dlll…Amin…


Semangat Baru


Embun…

Kau menyambut Dirinya

Dengan semangat baru

‘Tuk mengiring hari - hari

dalam setiap kegiatan


Hadirkan cinta yang abadi

Selalu untuknya

Tegar dalam menghadapi

Segala pencobaan


Sahabat…

Hari yang spesial ini

Semoga Membawa senyuman

Yang paling Indah dalam hidupmu


Teriring Doa untukmu

Impian dan cita - citamu

Tercapai ditahun ini

Menjelang usia yang baru


Dear Evi…

Selamat Ulang Tahun

Tuhan Memberkatimu


(Thesa 040708)